Kediri Kingdom

English (EN)

The Kediri Kingdom (also known as Kadiri or Panjalu) was a Javanese Hindu-Buddhist kingdom based in East Java from 1042 until 1222[reference:174]. It was the successor of Airlangga’s Kahuripan kingdom. In 1042, Airlangga divided his kingdom into two: Janggala and Panjalu (Kediri)[reference:175].

The kingdom was centered in the ancient city of Dahanapura[reference:176]. Under King Jayabhaya (reigned c. 1135-1159), Kediri expanded its territories to non-Javanese areas, including coastal areas of Borneo and the island of Bali[reference:177][reference:178].

The Kediri period saw significant development in classical Javanese literature[reference:179]. Notable works include Mpu Sedah’s Kakawin Bharatayuddha and Mpu Panuluh’s Gatotkacasraya[reference:180]. The kingdom is also famous for the Panji cycle of stories, which spread throughout Southeast Asia as far as Siam[reference:181].

The kingdom ended in 1222 when Ken Arok of Singhasari defeated King Kertajaya[reference:182].

中文 (ZH)

谏义里王国(又称卡迪里或潘查卢)是一个爪哇印度教-佛教王国,公元1042年至1222年位于东爪哇[reference:183]。它是艾尔朗加的卡胡里潘王国的继承者。1042年,艾尔朗加将他的王国分为两部分:詹加拉和潘查卢(谏义里)[reference:184]。

王国以古城达哈纳普拉为中心[reference:185]。在查亚巴亚国王统治下(约1135-1159年在位),谏义里将领土扩展到爪哇以外地区,包括婆罗洲沿海地区和巴厘岛[reference:186][reference:187]。

谏义里时期见证了古典爪哇文学的显著发展[reference:188]。著名作品包括普·瑟达的《婆罗多大战诗》和普·帕努鲁的《加托卡查斯拉亚》[reference:189]。该王国还以潘吉故事系列闻名,这些故事传遍了整个东南亚,远至暹罗[reference:190]。

该王国于1222年结束,当时新柯沙里的肯·阿罗克击败了克尔塔查亚国王[reference:191]。

Bahasa Indonesia (ID)

Kerajaan Kediri (juga dikenal sebagai Kadiri atau Panjalu) adalah kerajaan Hindu-Buddha Jawa yang berbasis di Jawa Timur dari tahun 1042 hingga 1222[reference:192]. Kerajaan ini adalah penerus kerajaan Kahuripan Airlangga. Pada tahun 1042, Airlangga membagi kerajaannya menjadi dua: Janggala dan Panjalu (Kediri)[reference:193].

Kerajaan ini berpusat di kota kuno Dahanapura[reference:194]. Di bawah Raja Jayabhaya (memerintah sekitar 1135-1159), Kediri memperluas wilayahnya ke daerah non-Jawa, termasuk wilayah pesisir Kalimantan dan Pulau Bali[reference:195][reference:196].

Periode Kediri menyaksikan perkembangan signifikan dalam sastra Jawa klasik[reference:197]. Karya-karya terkenal termasuk Kakawin Bharatayuddha karya Mpu Sedah dan Gatotkacasraya karya Mpu Panuluh[reference:198]. Kerajaan ini juga terkenal dengan siklus cerita Panji, yang menyebar ke seluruh Asia Tenggara hingga Siam[reference:199].

Kerajaan ini berakhir pada tahun 1222 ketika Ken Arok dari Singhasari mengalahkan Raja Kertajaya[reference:200].

知识关联