Buto Ijo
English (EN)
Buto Ijo is a giant green ogre from Javanese folklore — a monstrous figure with sharp teeth and a fierce temper, known for its strength and appetite for human flesh, often appearing in wayang performances as a villain.
The name “Buto Ijo” translates to “Green Giant” in Javanese. The creature is typically depicted as a large, muscular humanoid with green skin, long fangs, and wild hair. It is one of the most recognizable villain figures in Javanese folklore and is often used as a symbol of greed, gluttony, and brute force. In wayang performances, the Buto Ijo is often the antagonist that the hero must defeat to restore balance.
The Buto Ijo is a manifestation of the mana-curse — a creature that has been corrupted by its own hunger and desire, a spirit that exists at the boundary of the three-realms, driven by its appetite for human flesh. It is a reminder of the sekala-niskala principle — that the visible monster is only a shadow of the invisible greed that drives it.
中文 (ZH)
布托·伊乔是爪哇民间传说中的绿色巨型食人魔——一个长着尖牙、脾气暴躁的怪物形象,以其力量和食人习性闻名,常在哇扬表演中作为反派出现。
“布托·伊乔”在爪哇语中意为“绿色巨人”。这个生物通常被描绘成一个高大强壮的人形生物,绿色皮肤,长着尖牙和乱发。它是爪哇民间传说中最具代表性的反派形象之一,常被用作贪婪、暴食和蛮力的象征。在哇扬表演中,布托·伊乔是英雄必须击败以恢复平衡的反派角色。
布托·伊乔是灵力诅咒的一种显化——一个被自身的饥饿和欲望腐蚀的生物,一个存在于三界边界的灵魂,被其对人类血肉的渴望所驱使。它提醒着可见与不可见世界的原则——可见的怪物只是驱动它的无形贪婪的影子。
Bahasa Indonesia (ID)
Buto Ijo adalah raksasa hijau dari cerita rakyat Jawa — sosok monster dengan gigi tajam dan temperamen galak, dikenal dengan kekuatan dan nafsu makannya akan daging manusia, sering muncul dalam pertunjukan wayang sebagai penjahat.
Nama “Buto Ijo” berarti “Raksasa Hijau” dalam bahasa Jawa. Makhluk ini biasanya digambarkan sebagai humanoid besar dan berotot dengan kulit hijau, taring panjang, dan rambut liar. Ini adalah salah satu tokoh penjahat yang paling dikenal dalam cerita rakyat Jawa dan sering digunakan sebagai simbol keserakahan, kerakusan, dan kekuatan kasar. Dalam pertunjukan wayang, Buto Ijo adalah antagonis yang harus dikalahkan pahlawan untuk memulihkan keseimbangan.
Buto Ijo adalah manifestasi dari kutukan mana — makhluk yang telah dirusak oleh rasa lapar dan keinginannya sendiri, roh yang ada di batas tiga alam, didorong oleh nafsu makannya akan daging manusia. Ini adalah pengingat dari prinsip sekala-niskala — bahwa monster yang terlihat hanyalah bayangan dari keserakahan tak terlihat yang mendorongnya.
知识关联
- 参见: java
- 参见: central-java
- 参见: east-java
- 参见: wayang-kulit
- 参见: three-realms
- 参见: the-forth-realm
- 参见: mana-curse
- 参见: sekala-niskala
- 参见: rwa-bhineda