Cindelaras
English (EN)
Cindelaras is a Javanese folktale of a boy raised by a rooster — a story of fate, royal blood, and the power of an unexpected companion. The tale is popular in the wayang tradition and teaches the values of humility and destiny.
The story tells of a prince who is exiled as a baby and raised by a rooster. He grows up with the rooster as his companion, unaware of his royal heritage. When he finally learns of his true identity, he must prove his worth and reclaim his throne. The rooster is a guide and a protector, embodying the voice of the the-forth-realm.
The rooster’s crow is a symbol of the connection between the three-realms — its sound is believed to carry the message of the hidden world, and its presence is a reminder of the flow of mana.
中文 (ZH)
辛德拉拉斯是一个爪哇民间故事,讲述一个被公鸡养大的男孩——一个关于命运、王室血统和意想不到的伙伴力量的故事。这个故事在哇扬传统中广为流传,教导了谦逊和命运的价值。
故事讲述了一位王子婴儿时被流放,被一只公鸡养大。他与公鸡一起长大,作为他的伙伴,不知道自己的王室血统。当他终于了解自己的真实身份时,他必须证明自己的价值并夺回王位。公鸡是他的向导和保护者,承载着第四界的声音。
公鸡的鸣叫是三界体系之间连接的象征——它的声音被认为承载着隐藏世界的信息,它的存在是灵力流动的提醒。
Bahasa Indonesia (ID)
Cindelaras adalah cerita rakyat Jawa tentang seorang anak laki-laki yang dibesarkan oleh ayam jantan — kisah tentang takdir, darah bangsawan, dan kekuatan pendamping yang tak terduga. Kisah ini populer dalam tradisi wayang dan mengajarkan nilai-nilai kerendahan hati dan takdir.
Kisah ini menceritakan tentang seorang pangeran yang diasingkan saat bayi dan dibesarkan oleh ayam jantan. Dia tumbuh dengan ayam jantan sebagai pendampingnya, tidak menyadari warisan kerajaannya. Ketika dia akhirnya mengetahui identitas aslinya, dia harus membuktikan nilainya dan merebut kembali takhta. Ayam jantan adalah pemandu dan pelindung, mewujudkan suara Alam Keempat.
Bunyi ayam jantan adalah simbol koneksi antara tiga alam — suaranya diyakini membawa pesan dunia tersembunyi, dan kehadirannya adalah pengingat aliran mana.
知识关联
- 参见: java
- 参见: wayang-kulit
- 参见: three-realms
- 参见: the-forth-realm
- 参见: mana-curse