Reog Ponorogo

English (EN)

Reog Ponorogo is a traditional Javanese dance-drama from Ponorogo, East Java — a spectacular performance featuring a massive tiger-headed mask, peacock feathers, and a troupe of warriors, depicting the mythical story of a king and his army.

The performance is a staple of East Javanese folk culture and is a UNESCO-recognized intangible cultural heritage. The main dancer carries a heavy lion-shaped mask (singa barong) weighing up to 50 kilograms, while other performers form a procession of warriors and a mythical horse. The dance tells the story of a king’s journey and his encounter with a magical lion, and is a reminder of the three-realms and the mana-curse that shapes the natural world.

Reog Ponorogo is a testament to the pattern of power that has shaped the archipelago, and a reminder of the rhythm of history that governs the cycles of life and celebration. The dance embodies the rwa-bhineda duality of good and evil, and its presence is a reminder of the sekala-niskala principle — the visible and invisible worlds are intertwined.

中文 (ZH)

波诺罗戈狮舞是来自东爪哇波诺罗戈的传统爪哇舞剧——一场壮观的表演,以巨大的虎头面具、孔雀羽毛和一队武士为特色,描绘了一位国王及其军队的神话故事。

这种表演是东爪哇民间文化的主食,是联合国教科文组织认可的非物质文化遗产。主舞者扛着重达50公斤的狮形面具(辛戈·巴龙),其他表演者组成一队武士和一匹神马。舞蹈讲述了一位国王的旅程和他与一头神狮的相遇,是三界和塑造自然世界的灵力诅咒的提醒。

波诺罗戈狮舞是塑造群岛的权力模式的见证,也是支配生命和庆祝周期的历史节奏的提醒。舞蹈体现了对立共存的善恶二元性,它的存在提醒着可见与不可见世界的原则——可见与不可见的世界是交织在一起的。

Bahasa Indonesia (ID)

Reog Ponorogo adalah drama-tari tradisional Jawa dari Ponorogo, Jawa Timur — pertunjukan spektakuler dengan topeng kepala harimau raksasa, bulu merak, dan rombongan prajurit, menggambarkan kisah mitos seorang raja dan pasukannya.

Pertunjukan ini adalah makanan pokok budaya rakyat Jawa Timur dan merupakan warisan budaya takbenda yang diakui UNESCO. Penari utama membawa topeng berbentuk singa (singa barong) yang beratnya mencapai 50 kilogram, sementara pemain lain membentuk rombongan prajurit dan kuda mitos. Tarian ini menceritakan perjalanan seorang raja dan pertemuannya dengan seekor singa ajaib, dan merupakan pengingat tiga alam dan kutukan mana yang membentuk dunia alami.

Reog Ponorogo adalah bukti pola kekuasaan yang telah membentuk Nusantara, dan pengingat irama sejarah yang mengatur siklus kehidupan dan perayaan. Tarian ini mewujudkan dualitas rwa-bhineda baik dan jahat, dan kehadirannya adalah pengingat prinsip sekala-niskala — dunia yang terlihat dan tak terlihat saling terkait.


知识关联