Palembang Sultanate
English (EN)
The Palembang Sultanate (also known as the Sultanate of Palembang Darussalam) was a sultanate in South Sumatra, flourishing from the 17th to the 19th centuries. It was centered in the city of Palembang.
The sultanate was a successor of the Srivijaya tradition and emerged after the decline of the Demak Sultanate. It converted to Islam and became an important center of pepper production and trade in the region. Palembang controlled strategic trade routes along the Musi River.
The sultanate was conquered by the Dutch in the early 19th century after the Palembang War.
中文 (ZH)
巨港苏丹国(又称巨港·达鲁萨兰苏丹国)是南苏门答腊的一个苏丹国,17至19世纪繁荣,以巨港市为中心。
该苏丹国是三佛齐传统的继承者,在淡目苏丹国衰落后崛起。它皈依伊斯兰教并成为该地区重要的胡椒生产和贸易中心。巨港控制着穆西河沿岸的战略贸易路线。
该苏丹国在19世纪初的巨港战争后被荷兰征服。
Bahasa Indonesia (ID)
Kesultanan Palembang (juga dikenal sebagai Kesultanan Palembang Darussalam) adalah kesultanan di Sumatra Selatan, berkembang dari abad ke-17 hingga ke-19. Berpusat di kota Palembang.
Kesultanan ini adalah penerus tradisi Sriwijaya dan muncul setelah kemunduran Kesultanan Demak. Kesultanan ini masuk Islam dan menjadi pusat penting produksi dan perdagangan lada di wilayah ini. Palembang menguasai rute perdagangan strategis di sepanjang Sungai Musi.
Kesultanan ini ditaklukkan oleh Belanda pada awal abad ke-19 setelah Perang Palembang.
知识关联
- srivijaya - 三佛齐(前身传统)
- palembang - 巨港(首都)
- demak-sultanate - 淡目苏丹国(前身)
- sumatra - 苏门答腊(地理位置)
- musi-river - 穆西河
- dutch-colonial - 荷兰殖民时期