Gowa Sultanate
English (EN)
The Gowa Sultanate (also known as the Makassar Kingdom) was a powerful sultanate in South Sulawesi from the 14th to the 17th centuries. Its capital was Makassar (now Ujung Pandang).
Gowa converted to Islam in the early 17th century and became a major center of maritime trade in eastern Indonesia. The sultanate controlled trade routes connecting the Maluku Islands, Java, and the broader Southeast Asian region.
The sultanate resisted Dutch colonialism and formed alliances with local kingdoms. In 1669, the Dutch East India Company (VOC) conquered Gowa in the Makassar War, marking the end of its independence.
中文 (ZH)
戈瓦苏丹国(又称望加锡王国)是14至17世纪南苏拉威西的一个强大苏丹国,首都是望加锡(今乌戎潘当)。
戈瓦于17世纪初皈依伊斯兰教,成为印度尼西亚东部海上贸易的重要中心。该苏丹国控制着连接马鲁古群岛、爪哇和更广泛东南亚地区的贸易路线。
该苏丹国抵抗荷兰殖民主义并与地方王国结盟。1669年,荷兰东印度公司在望加锡战争中征服了戈瓦,标志着其独立的结束。
Bahasa Indonesia (ID)
Kesultanan Gowa (juga dikenal sebagai Kerajaan Makassar) adalah kesultanan yang kuat di Sulawesi Selatan dari abad ke-14 hingga ke-17. Ibukotanya adalah Makassar (sekarang Ujung Pandang).
Gowa masuk Islam pada awal abad ke-17 dan menjadi pusat utama perdagangan maritim di Indonesia timur. Kesultanan ini menguasai rute perdagangan yang menghubungkan Kepulauan Maluku, Jawa, dan wilayah Asia Tenggara yang lebih luas.
Kesultanan ini melawan kolonialisme Belanda dan membentuk aliansi dengan kerajaan-kerajaan lokal. Pada tahun 1669, VOC menaklukkan Gowa dalam Perang Makassar, menandai berakhirnya kemerdekaannya.
知识关联
- makassar-kingdom - 望加锡王国(同一王国)
- spice-route - 香料之路
- sulawesi - 苏拉威西(地理位置)
- voc - 荷兰东印度公司
- dutch-colonial - 荷兰殖民时期
- makassar-war - 望加锡战争