Siak Sultanate
English (EN)
The Siak Sultanate (also known as the Sultanate of Siak Sri Indrapura) was a sultanate in Riau, Sumatra, flourishing from the 18th to the 20th centuries. It was one of the most powerful Malay sultanates in the region.
The sultanate was established in 1723 and became a major center of Malay culture and Islamic scholarship. Siak controlled important trade routes in the Strait of Malacca and became a major producer of tin and pepper.
The sultanate resisted Dutch colonialism but eventually became a Dutch protectorate in the late 19th century. It was incorporated into the Dutch East Indies in the early 20th century.
中文 (ZH)
锡亚克苏丹国(又称锡亚克·斯里因德拉普拉苏丹国)是苏门答腊廖内的一个苏丹国,18至20世纪繁荣,是该地区最强大的马来苏丹国之一。
该苏丹国成立于1723年,成为马来文化和伊斯兰学术的重要中心。锡亚克控制着马六甲海峡的重要贸易路线,成为锡和胡椒的主要生产地。
该苏丹国抵抗荷兰殖民主义,但最终在19世纪末成为荷兰的保护国,并于20世纪初并入荷属东印度。
Bahasa Indonesia (ID)
Kesultanan Siak (juga dikenal sebagai Kesultanan Siak Sri Indrapura) adalah kesultanan di Riau, Sumatra, berkembang dari abad ke-18 hingga ke-20. Ini adalah salah satu kesultanan Melayu terkuat di wilayah ini.
Kesultanan ini didirikan pada tahun 1723 dan menjadi pusat utama budaya Melayu dan ilmu pengetahuan Islam. Siak menguasai rute perdagangan penting di Selat Malaka dan menjadi penghasil utama timah dan lada.
Kesultanan ini melawan kolonialisme Belanda tetapi akhirnya menjadi protektorat Belanda pada akhir abad ke-19. Digabungkan ke dalam Hindia Belanda pada awal abad ke-20.
知识关联
- malacca-sultanate - 马六甲苏丹国(马来文化前身)
- riau - 廖内(地理位置)
- sumatra - 苏门答腊(地理位置)
- malay-people - 马来人(主体民族)
- dutch-colonial - 荷兰殖民时期
- tin-trade - 锡贸易